Friday, April 13, 2012

Kasih sang Ayah


 “Kasih Ibu kepada beta..
Tak terhingga sepanjang masa..
Hanya memberi  tak harap kembali..
Bagai sang surya menyinari Dunia..”
Ketika ku dengar lagu ini, hatiku bertanya “Apakah hanya kasih seorang ibu sajakah yang tak terhingga sepanjang masa? Dan hanya seorang ibu sajakah yang memberi dan tak harap kembali?

Ayah… bagiku ayah adalah pahlawan yang tak akan pernah ada gantinya dalam hidup ini. Ayah berjuang demi anakmu, mencari nafkah tanpa henti, dan engkau banting tulangmu demi anakmu, tak kenal lelah dan letih, sepulang kerja ayah tidak langsung istirahat melainkan ayah temani aku belajar, tidak lupa mengantar aku tidur dengan dongengan-dongengan yang setiap hari berbeda-beda, kau penuhi kebutuhan-kebutuhan aku yang nakal ini, walaupun di saat itu ayah terpaksa mencari uang hanya untuk memenuhi keinginan anak yang nakal ini, di saat aku  bermain dengan teman-temanku, ayah perhatikan mainan apa yang mereka bawa dan mainan apa yang tidak aku miliki, setiap kerjamu engkau ingat mainan itu, sampai waktu gajian tiba ayah cepat-cepat bergegas ke toko mainan dan membeli mainan itu, sesampainya di rumah ayah langsung mencari aku ingin segera memberikan mainan itu kepadaku, tapi di dapatinya aku sudah tertidur nyenyak di kasur kesayanganku, lalu ayah masuk ke kamar dan menaruh mainan dalam pelukan tidurku seraya sambil mencium keningku.
Di pagi harinya ketika aku bangun dari tidurku, ku dapati mainan baru di pelukanku, dan aku langsung temui ayah, ku cium tangan ayah “terima kasih ayah atas mainan baruku, aku senang..” ayah tersenyum dan menciumku senang.. Saat anakmu ini menangis, ayah datang membujukku, ketika aku seorang diri, ayah datang menemaniku, ketika aku merasa kesepian, ayah datang memberi keceriaan.
Ayah… kasih sayangmu tak terhingga, pengorbanan yang sangat besar dalam menjagaku dan melindungiku, terlalu banyak peerhatian yang ayah beri, dan terlalu banyak ilmu yang ayah ajarkan kepadaku..
Sungguh mereka berdua (ibu dan ayah) adalah sebaik-baik orangtua yang ku kenal, kasih mereka berdua kepadaku tak terhingga sepanjang masa, memberi tanpa mengharap imbalan..
Terima kasih ayah dan ibu.. terima kasih untuk semua yang telah kalian beri dan korbankan untukku, jasamu sungguh mulia.. ku berjanji, ku kan menjadi anak yg berbakti padamu…
Ku terjatuh dalam sholat malamku, dan ku bersujud, ku minta kepada Allah untuk menjaga dan melimdungi kedua orangtuaku.. semoga ibu dan ayah selalu sehat dan bahagia amiiin…

0 comments:

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons